I’ve noticed that the past 5 days has been very hot and humid, with reddish cloud on the sky at night. There were sporadic rain here and there in Jakarta, but not enough to make the temperature friendlier. After 08:00 till midday, the sunray will gradually become hotter, and ’till 15:00, I recommend not to go out unless one have to. It’s so hot!

Btw, I’d to welcome a good ol’ friend of mine, whom just have returned from the cool Vancouver, and landed on hellish Jakarta. Hopefully she’ll manage the heat :)

Here I am, doing a work travel, and still try to have time to read my favourite online manga website. :)

Setelah sempat rapat dengan Avigra, lalu berbenah barang-barang yang awalnya menumpuk di Panther hijau kecil (mengkuatirkan!). Berangkat dari kantor sekitar 14:15, tapi karena salah ambil belokan yang menuju Ancol, kena tilang dan harus nyogok sebesar 100rb.

Dapat supir yang mantan supir truk, jadi super ngebuttzzz…… Mampir sebentar di istirahat tol Cikampek km.19 (keren euy ada Starbuck, A&W, Solaria, dll…) lalu ngacir non-stop sampai Tegal.

Jam 16:00 sampai pintu gerbang tol Cikampek.

Sepanjang jalan kagum juga melihat jalan pantura yang sudah rata-rata lebar dan 2 arah, walau beberapa masih kurang marka dan jalan bergelombang. Ini agak jadi kepikiran juga karena ngebayangin barang-barang di belakang yang terguncang-guncang, takut pada rontok sebelum sempat dipakai.

Makan malam masakan Padang di Rumah Makan Indonesia di Tegal (yeah, lucu ya!), yang ternyata ada akses internet nirkabel gratis! Agak ga cocok sih, kan makan masakan Padang harus pakai tangan, tapi koq malah ada akses nirkabel hehehe…

Setelah makan di sana langsung ngacir ke Pekalongan.

Di hotel Grand Mandarin, meeting sejenak dengan kepala tim-1 yang sudah lebih dulu tiba di lapangan - ini sampai menjelang tengah malam. Terlalu banyak hal yang terjadi diluar rencana, semoga besok tetap bisa menjalankan tugas sebaik mungkin.

Tidur di kamar standar, kondisinya sempit, ndak ada jendela. Yang penting bisa tidur.